Langsung ke konten utama

perut..oh perut....

hari ini gua disuruh untuk mengantarkan ibu gua yang biasa gua panggil umi #anakalim ke toko sederhana di dekat stasiun depok lama untuk membeli buku tulis, karena gua anak yang rajin, alim dan tidak rajin menabung gua akhirnya mengantarkan ibu gua ke toko sederhana tadi pagi.



sampailah gua di depan toko sederhana dari rumah dengan waktu kurang lebih 45 menit. berhubung toko sederhananya masih tutup, gua dan umi makan bubur ayam dulu disamping toko sederhana. gua makan dengan lahapnya karena belum makan dirumah.kali ini gua makan bubur pake sambel kebanyakan, mungkin kalo bisa dibilang karena sambelnya kebanyakan gua bukan makan bubur disambelin, tapi makan sambel dibuburin. setelah makan bubur, gua langsung disuruh pulang kerumah karena umi pulang naik angkot bawa buku tulis banyak, gak mungkin naik motor. tidak lupa sebelum pulang salim dulu sama umi.

akhirnya gua pulang dengan perasaan senang karena perut sudah terisi. ditengah perjalanan ke rumah, tiba tiba perut gua mulai sakit. gua mencoba mencari apa penyebab perut gua sakit, setelah berpikir cukup lama akhirnya gua menemukan peyebabnya. pasti gara gara makan bubur pake sambel kebanyakan-_-" alhamdulillah sakit perutnya cuma sebentar doang. tapi tak beberapa lama ada sesuatu dalam perut gua yang ingin keluar. dan gua mengambil kesimpulan bahwa perut gua ingin boker.

terciptalah percakapan gua dengan perut.
gua : rut, coba kau tahan sedikit. perjalanan kita masih cukup lama
perut : tidak bisa, aku sudah terlalu banyak menampung kotoran ini.
gua : ayolah semangat rut.
perut : INI SUDAH DIUJUNG ANUS !!
gua : oke sabar rut, aku akan ngebut !

dengan penuh berkeringat dingin menyetir motor menahan perut yang sudah bergejolak, gua menyetir dengan ngebut. kalo bisa dibilang gua menyetir motor kali ini seperti upil. kalo upil nyempil nyempil disela sela hidung. kalo gua nyempil nyempil disela sela mobil. dan akhirnya gua sampai rumah dengan selamat. buka pintu. nyari handuk.buka pintu kamar mandi. buka celana. buka celana dalam. setelah itu membuang sampah pada tempatnya :))

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Interview With Alita Biani (Kakaknya Tissa Biani)

Instagram/alitabiani Melihat artis di televisi rasanya sudah terlalu sering. Gegap gempita dunia hiburan. Popularitas yang naik hari demi hari. Privasi yang hampir sudah tidak ada lagi, karena hampir masuk acara gosip setiap hari. Itu yang membuat gue nggak penasaran dengan kehidupan para artis, toh, kehidupannya hampir semuanya kita ketahui di televisi . Belakangan ini, gue lagi suka melihat sosial media salah satu teman SMP,  Alita Biani .  Ia adalah seorang kakak dari  Tissa Biani , artis sinetron dan film. Hampir di setiap  insta-story  –nya selalu bersama sang adik. Dan ini perlahan membuat gue penasaran. Gimana sih, kehidupan kakak seorang artis dan apa rasanya ? Berbekal dengan jiwa jurnalistik terpendam di dalam dada, akhirnya gue memberanikan DM dia Twitter , bertanya apakah pengin diwawancara atau nggak. Bagai gayung bersambut, ternyata Alita membolehkan gue mengubek-ngubek kehidupan dia. Nggak usah berlama-lama, ini adalah hasil wawan...

Terima Kasih, Dua Tahun

Gue inget banget, pertama kali nulis di blog ini sekitar bulan Juni 2014. Waktu itu gue nulis pengalaman hari itu juga : main Omegle rame-rame sama temen SMA . Cerita itu berakhir   dengan bertemu cewek bule yang nari striptease , dan temen gue ikut nari striptease juga. Kebetulan temen gue   ini cowok berkumis, kayak om-om. Pengalaman menyenangkan, sekaligus menjijikan. Itulah awal pertama kali gue nulis di blog. Setelah itu, gue mulai rajin nulis di laptop, lalu di­- upload ke blog. Gue belajar konsisten. Hampir setiap bulan selalu nulis. Sampai akhirnya sekarang bulan Juni 2016, gue tetep nulis. Berarti udah udah dua tahun gue berkecimpung di dunia blog ini. Gokil. Jujur, gak nyangka aja bisa nulis sekonsisten ini. Pas awal-awal nulis blog, ternyata banyak juga temen gue yang ikutan nulis blog. Gue seneng, ternyata ada juga temen yang hobinya sama. Tapi di tengah-tengah jalan, mereka satu per satu mulai rontok, jarang nulis lagi, dan akhirnya berhenti. Tinggal...

KONSULTAMBAH

Setelah bermeditasi berminggu-minggu di dalam kamar mandi (baca: mencret gak sembuh-sembuh), gue menemukan sebuah ide brilian untuk inovasi blog gue. Seperti rubrik dalam majalah, gue akan membuat rubrik baru, namanya KONSULTAMBAH. KONSULTAMBAH merupakan singkatan dari Konsultasi Mbah. Layaknya seorang mbah dukun menjawab pertanyaan dari pasiennya, di sini gue akan menjadi Mbah yang akan menjawab pertanyaan yang masuk dari pembaca. Masih bingung ? bentar, gue berubah jadi Mbah dulu. … Kamu sering ketemu orang gila ? Kamu suka mencret-mencret selama satu tahun ? Atau pacar kamu suka selingkuh sama belalang ? Jangan resah, jangan takut, jangan boker sembarangan. Tenang, Mbah punya solusinya. Di sini, Mbah akan menjawab pertanyaan atau keresahan apa yang sedang kamu alami dengan cerdas dan tolol. Di bawah ini ada beberapa testimoni setelah ke KONSULTAMBAH : “Sebelum saya ke KONSULTAMBAH, makanan anak saya hanya bakso biasa, sehingga prestasinya selalu menurun. Setel...