Langsung ke konten utama

KONSULTAMBAH

Setelah bermeditasi berminggu-minggu di dalam kamar mandi (baca: mencret gak sembuh-sembuh), gue menemukan sebuah ide brilian untuk inovasi blog gue. Seperti rubrik dalam majalah, gue akan membuat rubrik baru, namanya KONSULTAMBAH.

KONSULTAMBAH merupakan singkatan dari Konsultasi Mbah. Layaknya seorang mbah dukun menjawab pertanyaan dari pasiennya, di sini gue akan menjadi Mbah yang akan menjawab pertanyaan yang masuk dari pembaca.
Masih bingung ? bentar, gue berubah jadi Mbah dulu.


Kamu sering ketemu orang gila ? Kamu suka mencret-mencret selama satu tahun ? Atau pacar kamu suka selingkuh sama belalang ? Jangan resah, jangan takut, jangan boker sembarangan. Tenang, Mbah punya solusinya.

Di sini, Mbah akan menjawab pertanyaan atau keresahan apa yang sedang kamu alami dengan cerdas dan tolol. Di bawah ini ada beberapa testimoni setelah ke KONSULTAMBAH :

“Sebelum saya ke KONSULTAMBAH, makanan anak saya hanya bakso biasa, sehingga prestasinya selalu menurun. Setelah ke KONSULTAMBAH, saya coba kasih makan bakso tikus dan boraks ke anak saya,  dan seketika prestasi anak saya naik drastis. Terima kasih KONSULTAMBAH !” (Fajar, tukang bakso keliling)

“Sebelumnya banyak yang bilang saya gendut, bilang saya bego, dan bilang saya pendek. Setelah mendapat pencerahan dari KONSULTAMBAH, semua orang yang bilang begitu saya bunuh dengan celurit. Saya tidak menerima hinaan itu lagi deh. Saya pun makin percaya diri menjalani aktivitas sehari-hari. Terima kasih KONSULTAMBAH !” (Sandra, Mahasiswa)

Banyak sekali kan, manfaatnya ? Kalau ingin bertanya cukup mudah, ikuti langkah-langkah berikut : Kirimkan pertanyaan kamu ke email anak Mbah (nopalmologi@gmail.com) dengan judul KONSULTAMBAH. Jangan lupa sertakan nama panggilanmu dan asal daerah.

Lalu, silahkan kamu tunggu. Mbah akan menampung terlebih dahulu pertanyaan yang masuk. Biasanya Mbah akan menjawab empat sampai lima pertanyaan sekaligus di blog anak Mbah ini. Jangan khawatir pertanyaan kamu tidak dijawab, semuanya akan terjawab.

Mbah akan berusaha sesering mungkin untuk menjawab pertanyaan kamu. Setidaknya satu bulan sekali. Soalnya Mbah sekarang lagi sibuk bisnis pertenakan kecoa. Satu bulan prospeknya lumayan loh.

Mbah tunggu ya pertanyaan kamu !


“Kamu nanya seenaknya, Mbah jawab sekampretnya !” 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merasa asing

Gue merenungkan tulisan raditya dika dari bukunya mengenai koala yang berasal dari New South Wales, Australia. ceritanya begini, koala itu bermigrasi dari hutan tempat tinggalnya. beberapa bulan kemudian, ia kembali ke hutan tempat dia tinggal. namun, ternyata selama dia pergi, hutan yang pernah menjadi rumahnya ditebang, diratakan dengan tanah oleh para penebang liar. Si koala kebingungan kenapa tempat tinggalnya tidak seperti dulu. ia hanya bisa diam , tanpa bisa berbuat apa pun. ia duduk sendirian. memandangi sesuatu yang dulu sangat diakrabinya dan sekarang tidak dikenalinya. Sebenernya gue juga pernah merasakan hal yang dirasakan Si koala itu. 'sesuatu yang dulu sangat diakrabi dan sekarang seperti tidak dikenali'. tapi yang gue rasakan bukan kepada tempat seperti Si koala yang diceritakan diatas, tapi lebih kepada teman yang dulu pernah dekat, tapi sekarang udah tidak lagi. Salah satunya temen sd gue, Ibnu. Ibnu ini saudara dari saudara gue. jadi, gue punya ...

Boker diwaktu yang tidak tepat

Pada bulan bulan awal tahun 2011 pas gue smp dilewati dengan kegiatan kegiatan sekolah yang menyibukan. entah ada try out terus menerus yang hanya berselang seminggu, mengerjakan soal soal pelajaran yang akan di ujiankan tanpa henti, dan masuk sekolah jam 6 pagi atau yang biasa disebut jam 0 untuk belajar tambahan. ya itu semua dilakukan hanya untuk satu tujuan. lulus ujian nasional. "Ah ah ah ah   Ah ah ah ah Ah ah ah oh Ah ah ah ah I always knew you were the best the coolest girl I know"

Ujian Praktek dan Ask.fm

Dua minggu ini, gue sedang menjalani ujian praktek. Yang mana ujian praktek ini merupakan salah satu syarat kelulusan dari sekolah. Hampir semua pelajaran di ujikan dalam ujian praktek ini. Di situ saya kadang merasa sedih. Di lain sisi gue seneng karena nggak belajar. Sekarang gue udah menjalani satu minggu, jadi hanya tersisa satu minggu lagi. Pelajaran-pelajaran yang sulit untuk ujian praktek sudah terlewati semua. Pada awalnya sih deg-degan sebelum ujian karena gue berpikir kalo nggak bisa ngelakuin apa yang akan diujikan, nanti pasti dimarahin sama gurunya. Jadi gue sering menyendiri untuk menghapalkan yang di ujikan sebelum ujian praktek. Ternyata ketika ujian praktek berlangsung nggak separah yang gue pikirkan. Malah ada guru yang ketawa. Jadi gue bawa santai. Saking santainya, pernah gue  mencoba bercanda sama gurunya. tapi gurunya nggak mau bercanda sama gue. sakit. Karena gue tau ujian praktek nggak menegangkan. Latihan drama pun dibawa santai juga. Sa...