Langsung ke konten utama

Belajar foto fokus pada satu objek

Satu minggu yang lalu dikomplek perumahan gue ada baksos yang diadain sama majelis ta'lim ibu ibu. dan kebetulan gue disuruh jadi tukang foto, padahal gue gak ada bakat sekali buat moto, apalagi pake camera slr yang lensanya gede gede gitu. sebenernya sih gue males banget nerima jadi tukang foto, soalnya diacaranya ibu ibu semua, gak ada laki laki sama sekali, paling anak kecil doang. tapi, karena katanya nanti dapet nasi padang setelah acara, akhirnya gue terima.

Pas acara, gue bosen banget moto moto panitia sama pesertanya. gitu gitu doang. yang panitia pada narsis, yang jadi peserta nggak ada ekspresinya. akhirnya gue keluar sebentar dari tempat acara, gue belajar moto dengan fokus ke satu objek dikamera slr nikon tetangga gue. ini hasil fotonya :

ini gak tau nama tumbuhannya apa. kayaknya sih namanya ladang.

ini juga gak tau nama tumbuhannya apa.


 
ini namanya bunga melati (kalo gak salah)

ini bunga.

WELCOME artinya selamat datang.

ini bocah anak anak panitia acara baksosnya. kasian mukanya, kayak belom dikasih makan 3 hari
.
Ini tempat kotak makanan.

ini dedaunan
Yang mau kritik hasil fotonya silahkan dicomment box ;)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merasa asing

Gue merenungkan tulisan raditya dika dari bukunya mengenai koala yang berasal dari New South Wales, Australia. ceritanya begini, koala itu bermigrasi dari hutan tempat tinggalnya. beberapa bulan kemudian, ia kembali ke hutan tempat dia tinggal. namun, ternyata selama dia pergi, hutan yang pernah menjadi rumahnya ditebang, diratakan dengan tanah oleh para penebang liar. Si koala kebingungan kenapa tempat tinggalnya tidak seperti dulu. ia hanya bisa diam , tanpa bisa berbuat apa pun. ia duduk sendirian. memandangi sesuatu yang dulu sangat diakrabinya dan sekarang tidak dikenalinya. Sebenernya gue juga pernah merasakan hal yang dirasakan Si koala itu. 'sesuatu yang dulu sangat diakrabi dan sekarang seperti tidak dikenali'. tapi yang gue rasakan bukan kepada tempat seperti Si koala yang diceritakan diatas, tapi lebih kepada teman yang dulu pernah dekat, tapi sekarang udah tidak lagi. Salah satunya temen sd gue, Ibnu. Ibnu ini saudara dari saudara gue. jadi, gue punya ...

Boker diwaktu yang tidak tepat

Pada bulan bulan awal tahun 2011 pas gue smp dilewati dengan kegiatan kegiatan sekolah yang menyibukan. entah ada try out terus menerus yang hanya berselang seminggu, mengerjakan soal soal pelajaran yang akan di ujiankan tanpa henti, dan masuk sekolah jam 6 pagi atau yang biasa disebut jam 0 untuk belajar tambahan. ya itu semua dilakukan hanya untuk satu tujuan. lulus ujian nasional. "Ah ah ah ah   Ah ah ah ah Ah ah ah oh Ah ah ah ah I always knew you were the best the coolest girl I know"

Menulis Komedi

Gue termasuk salah satu penggemar hal-hal yang berbau komedi. Entah dari buku maupun film. Gue suka aja ketawa, karena dengan ketawa seolah-olah hidup jadi tenang dan damai. Masalah-masalah pun jadi hilang sementara. Karena keseringan baca buku komedi, gue suka cekikikan sendiri. Mereka orang yang ngeliat dari jauh pasti pada bingung ngeliat seseorang ketawa sendirian. Termasuk Nyokap. Gue pernah baca buku The Idiots buku dari Chetan Bhagat penulis asal India di ruang tamu. Gue ngakak terus baca buku itu. Nyokap yang ngeliat akan hal ganjil ini berkata, “Fal, kamu gak gila, kan ?” “Nggaklah ! Ini ketawa lagi baca buku. Bukunya lucu,” jawab gue kalem. Gue lanjut baca buku lagi. Kali ini ketawanya lebih ngakak daripada sebelumnya. “KAMU NOFAL, KAN ?” Nyokap panik. “KELUAR KAMU DARI BADAN NOFAL! DIA ORANG BAIK-BAIK!” Ya, gara-gara ketawa terus baca buku, gue dianggap kesurupan mahluk halus. Kenapa ya gue bisa ketawa ? Pasti ada formula penulisan yang membuat itu jadi lucu. Di s...