Langsung ke konten utama

Aneh


Hari minggu kemarin, gue pulang kerumah, setelah menginap di rumah adit, temen smp gue. ketika sampai di rumah, bapak menanyakan "nginep dimana ? ngapain aja ?" gue menjawab seadanya dengan acuh tak acuh "nginep dirumah adit. belajar bareng". lalu mengurung diri dikamar.

Keesokan harinya gue sekolah. di sekolah, gue langsung duduk menyendiri, dan belajar. tidak ikut kerumunan temen- temen yang mengobrol. seandainya ngobrol pun, seadanya, nggak seperti biasanya.

Setelah pulang sekolah, gue bertemu dengan adik gue dirumah, hana. yang biasanya dia sering gue isengin dengan hal-hal jorok, seperti memeperkan ketek gue, memeperkan upil ke lengannya, kentut di depan dia, tapi hal itu gue nggak lakukan. gue lebih memilih mengurung diri di kamar.

Akhir-akhir ini gue merasa bukan menjadi diri sendiri.

Sifat gue yang banyak ngomong, mudah ketawa dan bertingkah pecicilan nggak bisa diam sekarang menurut gue berubah drastis. menjadi pendiam, malas untuk bersosialisasi,  ngomong seadanya.

Nggak tau kenapa hidup yang gue jalani sekarang, jadi beda dari sebelumnya. nggak nyaman dengan sifat gue ini. ngerasa aneh.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merasa asing

Gue merenungkan tulisan raditya dika dari bukunya mengenai koala yang berasal dari New South Wales, Australia. ceritanya begini, koala itu bermigrasi dari hutan tempat tinggalnya. beberapa bulan kemudian, ia kembali ke hutan tempat dia tinggal. namun, ternyata selama dia pergi, hutan yang pernah menjadi rumahnya ditebang, diratakan dengan tanah oleh para penebang liar. Si koala kebingungan kenapa tempat tinggalnya tidak seperti dulu. ia hanya bisa diam , tanpa bisa berbuat apa pun. ia duduk sendirian. memandangi sesuatu yang dulu sangat diakrabinya dan sekarang tidak dikenalinya. Sebenernya gue juga pernah merasakan hal yang dirasakan Si koala itu. 'sesuatu yang dulu sangat diakrabi dan sekarang seperti tidak dikenali'. tapi yang gue rasakan bukan kepada tempat seperti Si koala yang diceritakan diatas, tapi lebih kepada teman yang dulu pernah dekat, tapi sekarang udah tidak lagi. Salah satunya temen sd gue, Ibnu. Ibnu ini saudara dari saudara gue. jadi, gue punya ...

Boker diwaktu yang tidak tepat

Pada bulan bulan awal tahun 2011 pas gue smp dilewati dengan kegiatan kegiatan sekolah yang menyibukan. entah ada try out terus menerus yang hanya berselang seminggu, mengerjakan soal soal pelajaran yang akan di ujiankan tanpa henti, dan masuk sekolah jam 6 pagi atau yang biasa disebut jam 0 untuk belajar tambahan. ya itu semua dilakukan hanya untuk satu tujuan. lulus ujian nasional. "Ah ah ah ah   Ah ah ah ah Ah ah ah oh Ah ah ah ah I always knew you were the best the coolest girl I know"

Menulis Komedi

Gue termasuk salah satu penggemar hal-hal yang berbau komedi. Entah dari buku maupun film. Gue suka aja ketawa, karena dengan ketawa seolah-olah hidup jadi tenang dan damai. Masalah-masalah pun jadi hilang sementara. Karena keseringan baca buku komedi, gue suka cekikikan sendiri. Mereka orang yang ngeliat dari jauh pasti pada bingung ngeliat seseorang ketawa sendirian. Termasuk Nyokap. Gue pernah baca buku The Idiots buku dari Chetan Bhagat penulis asal India di ruang tamu. Gue ngakak terus baca buku itu. Nyokap yang ngeliat akan hal ganjil ini berkata, “Fal, kamu gak gila, kan ?” “Nggaklah ! Ini ketawa lagi baca buku. Bukunya lucu,” jawab gue kalem. Gue lanjut baca buku lagi. Kali ini ketawanya lebih ngakak daripada sebelumnya. “KAMU NOFAL, KAN ?” Nyokap panik. “KELUAR KAMU DARI BADAN NOFAL! DIA ORANG BAIK-BAIK!” Ya, gara-gara ketawa terus baca buku, gue dianggap kesurupan mahluk halus. Kenapa ya gue bisa ketawa ? Pasti ada formula penulisan yang membuat itu jadi lucu. Di s...