Langsung ke konten utama

Bebas

UN SELESAI ! PENDERITAAN GUE SELAMA INI SELESAI ! GUE NGGAK HARUS BELAJAR LAGI ! GUE NGGAK HARUS NGERJAIN PR PAGI-PAGI LAGI ! GUE NGGAK HARUS LARI KELILING LAPANGAN GARA-GARA TELAT SEKOLAH LAGI ! SEKARANG GUE BEBAS MAU NGELAKUIN APA AJA ! GUE BEBAS ! GUE MAU MINUM BAYGON !

Ya, tadi itu perkataan anak sekolah setelah melaksanakan Ujian Nasional yang kepalanya terbentur tiang listrik.

Ujian Nasional di sekolah gue sudah berakhir. Tadi di sekolah mengadakan acara corat-coret di kain putih panjang yang di selenggarakan oleh guru, sebagai luapan kesenangan murid setelah ujian supaya gak ada acara corat-coret baju di sekolah.  Sebenernya gue gak mau nulis di kain putih itu, karena terlalu ramai. Tapi menjelang sepi, akhirnya gue nulis juga.

Gue gak nulis banyak-banyak, cuman tanda tangan dan nama. Lapaknya udah habis semua dimakan temen-temen.

Beban yang ada dipundak terasa terangkat sebagian. Gue ngerasa lega banget.  Rasanya kayak ‘boker yang gue tahan selama dua minggu, akhirnya keluar juga hari ini, lega. Pasti tahi-nya 
besar-besar’

Walaupun ujiannya sudah kelar, masih ada beban yang masih gue tanggung. Salah satunya masuk perguruan tinggi. Gue masih menunggu pengumuman jalu undangan. Seandainya gue gak keterima perguruan tinggi lewat jalur undangan, berarti gue harus mencoba lewat jalur tes tulis. Berarti gue harus belajar lagi, lagi dan lagi.


Sekarang gue bebas. Nggak harus  bangun pagi untuk berangkat pagi ke sekolah. Nggak harus ngerjain pr pagi-pagi di sekolah.  Nggak harus lari keliling lapangan gara-gara telat masuk sekolah. Yang ada hanya hari libur, libur yang panjang untuk menunggu pengumuman hasil Ujian Nasional.   

Hari-hari libur kedepan akan gue isi dengan hobi-hobi gue.  Diantaranya : baca buku novel, nonton drama korea, olahraga, nulis di blog dan main Dota.

Yang paling penting dari semuanya adalah : gue bisa bangun siang.

Komentar

  1. Giliran lu yg enak, sekarang malah gue yg kelas 10 menderita. Ga ada liburnya lagi, sial!

    Haha, kenapa ga sekalian liburan aja, feel refresh-nya lebih dapet. Kan makin seru tuh. Terserah lu sih.

    BalasHapus
  2. Ya, gantian. sekarang kelas tiga yang banyak libur daripada kelas satu dan dua :))
    Lebih seru ngejalanin liburan dengan apa yang kita suka.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merasa asing

Gue merenungkan tulisan raditya dika dari bukunya mengenai koala yang berasal dari New South Wales, Australia. ceritanya begini, koala itu bermigrasi dari hutan tempat tinggalnya. beberapa bulan kemudian, ia kembali ke hutan tempat dia tinggal. namun, ternyata selama dia pergi, hutan yang pernah menjadi rumahnya ditebang, diratakan dengan tanah oleh para penebang liar. Si koala kebingungan kenapa tempat tinggalnya tidak seperti dulu. ia hanya bisa diam , tanpa bisa berbuat apa pun. ia duduk sendirian. memandangi sesuatu yang dulu sangat diakrabinya dan sekarang tidak dikenalinya. Sebenernya gue juga pernah merasakan hal yang dirasakan Si koala itu. 'sesuatu yang dulu sangat diakrabi dan sekarang seperti tidak dikenali'. tapi yang gue rasakan bukan kepada tempat seperti Si koala yang diceritakan diatas, tapi lebih kepada teman yang dulu pernah dekat, tapi sekarang udah tidak lagi. Salah satunya temen sd gue, Ibnu. Ibnu ini saudara dari saudara gue. jadi, gue punya ...

Boker diwaktu yang tidak tepat

Pada bulan bulan awal tahun 2011 pas gue smp dilewati dengan kegiatan kegiatan sekolah yang menyibukan. entah ada try out terus menerus yang hanya berselang seminggu, mengerjakan soal soal pelajaran yang akan di ujiankan tanpa henti, dan masuk sekolah jam 6 pagi atau yang biasa disebut jam 0 untuk belajar tambahan. ya itu semua dilakukan hanya untuk satu tujuan. lulus ujian nasional. "Ah ah ah ah   Ah ah ah ah Ah ah ah oh Ah ah ah ah I always knew you were the best the coolest girl I know"

Ujian Praktek dan Ask.fm

Dua minggu ini, gue sedang menjalani ujian praktek. Yang mana ujian praktek ini merupakan salah satu syarat kelulusan dari sekolah. Hampir semua pelajaran di ujikan dalam ujian praktek ini. Di situ saya kadang merasa sedih. Di lain sisi gue seneng karena nggak belajar. Sekarang gue udah menjalani satu minggu, jadi hanya tersisa satu minggu lagi. Pelajaran-pelajaran yang sulit untuk ujian praktek sudah terlewati semua. Pada awalnya sih deg-degan sebelum ujian karena gue berpikir kalo nggak bisa ngelakuin apa yang akan diujikan, nanti pasti dimarahin sama gurunya. Jadi gue sering menyendiri untuk menghapalkan yang di ujikan sebelum ujian praktek. Ternyata ketika ujian praktek berlangsung nggak separah yang gue pikirkan. Malah ada guru yang ketawa. Jadi gue bawa santai. Saking santainya, pernah gue  mencoba bercanda sama gurunya. tapi gurunya nggak mau bercanda sama gue. sakit. Karena gue tau ujian praktek nggak menegangkan. Latihan drama pun dibawa santai juga. Sa...