Langsung ke konten utama

GUE MASUK TV !!!

Untuk yang belum tau, dua minggu kemarin gue sama temen-temen kampus ikut jadi penonton bayaran di MNC TV. Nama acaranya adalah Komika Vaganza, kontennya berisi orang-orang yang stand up comedy. Uang hasil nonton Komika Vaganza, bukan buat gue, melainkan buat pengumpulan dana acara kampus. Yap, yang udah baca postingan gue sebelumnya, pasti tau. Gue menjadi panitia acara di kampus.

Menjadi penonton bayaran merupakan salah satu metode pengumpulan dana yang cukup mudah. Kita cuman disuruh nonton, terus, dapet udang deh. Gampang kan ?

Pada awalnya gue gak mau ikut jadi penonton bayaran. Karena dipikiran gue menjadi penonton bayaran harus menjadi : alay, berbedak tebal, dan harus menjadi banci. Setiap host acara ngomong, kita harus bilang, “Yeyeye lalala yeyeye lalala” sambil menggoyang-goyangkan pinggul dan menggerak-gerakan tangan. Setelah menjadi penonton bayaran, kejantanan gue akan turun 200%.

Tapi, setelah dikasih tau sama kakak tingkat (kakak kelas) kalo gue gak akan menjadi penonton bayaran  alay seperti gue definisikan di atas, gue mau ikut. Demi membantu menambahkan dana 
acara.

Gue inget banget, setelah nonton acara, kita makan bersama, terus ada kakak tingkat yang bilang ditengah-tengah makan, “Tadi, gue liat Nopal banyak di sorot kamera tuh. Cieee.” Semua orang langsung menoleh ke arah gue, menatap sinis, seolah-olah tatapannya mengatakan, “KENAPA BUKANNYA GUE YANG DISOROT !!!”

Berbekal dengan ingatan itu, gue nyari di Youtube, apakah gue masuk tv atau nggak. Setengah jam berlalu, akhirnya gue menemukan acara tersebut. Gue menonton sampai habis, dan… GUE DISOROT KAMERA ! BETAPA BAHAGIANYA HATI BARBIE !

Ini  hasil screenshot gue penampakan muka gue :

Muka gue...
Pusing kepala barbie
Ini penampakan muka gue yang tertutupi logo MNC TV

Kalo masih ada yang pengin nonton secara langsung, bisa nonton Youtube-nya di sini : 

Mungkin tahun di tahun 2016 ini gue menjadi penonton bayaran, tapi gak ada yang tau takdir ke depannya kan ? Siapa tau gue jadi koordinator penonton bayaran.

Komentar

  1. Asique banget yang abis masuk TV. Gue nggak ngeh euy. Walaupun cuma sebentar tapi udah cukup bikin hati cenat cenut pas lietnya yak. Hahahha

    BalasHapus
  2. tjieeeh disorot kamera tjieehh.. makan -makan dong kaaak ...

    BalasHapus
  3. cie cie... awalnya penonton bayaran, lanjutnya jadi komika.. meluncur ke tkp ah

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merasa asing

Gue merenungkan tulisan raditya dika dari bukunya mengenai koala yang berasal dari New South Wales, Australia. ceritanya begini, koala itu bermigrasi dari hutan tempat tinggalnya. beberapa bulan kemudian, ia kembali ke hutan tempat dia tinggal. namun, ternyata selama dia pergi, hutan yang pernah menjadi rumahnya ditebang, diratakan dengan tanah oleh para penebang liar. Si koala kebingungan kenapa tempat tinggalnya tidak seperti dulu. ia hanya bisa diam , tanpa bisa berbuat apa pun. ia duduk sendirian. memandangi sesuatu yang dulu sangat diakrabinya dan sekarang tidak dikenalinya. Sebenernya gue juga pernah merasakan hal yang dirasakan Si koala itu. 'sesuatu yang dulu sangat diakrabi dan sekarang seperti tidak dikenali'. tapi yang gue rasakan bukan kepada tempat seperti Si koala yang diceritakan diatas, tapi lebih kepada teman yang dulu pernah dekat, tapi sekarang udah tidak lagi. Salah satunya temen sd gue, Ibnu. Ibnu ini saudara dari saudara gue. jadi, gue punya ...

Boker diwaktu yang tidak tepat

Pada bulan bulan awal tahun 2011 pas gue smp dilewati dengan kegiatan kegiatan sekolah yang menyibukan. entah ada try out terus menerus yang hanya berselang seminggu, mengerjakan soal soal pelajaran yang akan di ujiankan tanpa henti, dan masuk sekolah jam 6 pagi atau yang biasa disebut jam 0 untuk belajar tambahan. ya itu semua dilakukan hanya untuk satu tujuan. lulus ujian nasional. "Ah ah ah ah   Ah ah ah ah Ah ah ah oh Ah ah ah ah I always knew you were the best the coolest girl I know"

Menulis Komedi

Gue termasuk salah satu penggemar hal-hal yang berbau komedi. Entah dari buku maupun film. Gue suka aja ketawa, karena dengan ketawa seolah-olah hidup jadi tenang dan damai. Masalah-masalah pun jadi hilang sementara. Karena keseringan baca buku komedi, gue suka cekikikan sendiri. Mereka orang yang ngeliat dari jauh pasti pada bingung ngeliat seseorang ketawa sendirian. Termasuk Nyokap. Gue pernah baca buku The Idiots buku dari Chetan Bhagat penulis asal India di ruang tamu. Gue ngakak terus baca buku itu. Nyokap yang ngeliat akan hal ganjil ini berkata, “Fal, kamu gak gila, kan ?” “Nggaklah ! Ini ketawa lagi baca buku. Bukunya lucu,” jawab gue kalem. Gue lanjut baca buku lagi. Kali ini ketawanya lebih ngakak daripada sebelumnya. “KAMU NOFAL, KAN ?” Nyokap panik. “KELUAR KAMU DARI BADAN NOFAL! DIA ORANG BAIK-BAIK!” Ya, gara-gara ketawa terus baca buku, gue dianggap kesurupan mahluk halus. Kenapa ya gue bisa ketawa ? Pasti ada formula penulisan yang membuat itu jadi lucu. Di s...