Langsung ke konten utama

Hal-hal yang entah kenapa sering kepikiran

Selama ini, ketika gue lagi sendirian atau lagi ngerjain sesuatu, gue suka mikirin hal-hal aneh yang entah kenapa kepikiran. Dari hasil pemikiran itu, kadang muncul pertanyaan-pertanyaan yang gak pernah terjawab sampai sekarang.  Contohnya, kenapa laptop dinamain laptop ? Padahal kan, bisa aja laptop dinamain tikus. Iya gak ?

Dari sederet pikiran-pikiran aneh yang meracuni otak gue, sekarang gue cuman inget beberapa aja. Daripada pikiran itu membekas di otak, dan lama-lama gue jadi terkena sifilis, lebih baik gue tuangin aja hal-hal yang entah kenapa sering gue pikirkan itu, ke dalam tulisan ini. Siapa tau kita punya pemikiran yang sama.

-Logikanya kita lahir karena kedua orang tua kita menikah. Lalu kita tumbuh besar sampai sekarang. Gue suka kepikiran, gimana seandainya kedua orang tua kita sebelumnya gak pernah ketemu, dan mereka berdua gak jadi menikah. Nyokap menikah dengan orang lain, dan Bokap juga menikah sama orang lain. Apakah kita tetep akan lahir ?

-Kadang, kalo lagi di dapur bantuin Nyokap masak, gue suka kepikiran hal-hal aneh. Di dalem pikiran itu, gue membayangkan jadi orang psikopat. Tiba-tiba ngambil piso dari dapur, habis itu nusuk semua orang yang ada di dalem rumah sampai meninggal. Sempet ngeri juga sih kalo seandainya gue beneran jadi gitu.

-Pas naik motor gue suka mikirin hal yang lain, dan gue gak pernah fokus merhatiin jalanan. Mata gue menatap lurus, tapi otak gue mengawang kemana-mana. Anehnya, gue gak pernah nabrak kendaraan di depan, dan kadang gue merasa tiba-tiba gue udah sampe tujuan, dan gue gak nyadar sama sekali. Gue suka bilang ke diri sendiri, “Kok udah nyampe, ya ? Perasaan tadi baru di jalan itu deh.”

-Ketika lagi jalan kaki, gue sering merhatiin sekitar. Termasuk diri gue sendiri. Ada hal yang aneh dan selalu berulang. Jadi, saat gue melangkahkan kaki kiri, tangan kanan gue maju ke depan. Begitu juga sebaliknya, saat gue melangkahkan kaki kanan, giliran tangan kiri gue yang maju ke depan. Kok bisa gitu ya ?

-Banyak orang menganggap bintang itu bentuknya segi lima. Padahal pas gue ngeliat malem-malem ke arah langit, yang keliatan cuman bintik kecil bercahaya. Gak ada bentuk segi lima-nya. Matahari yang termasuk bintang terbesar aja bentuknya kayak bola, bukan segi lima. Jadi, kenapa semua nganggep bintang itu bentuknya segi lima, ya ?

-Di setiap tempat gue sering ngeliat orang sibuk sama gadget-nya sendiri. Seandainya sekarang gak ada gadget, apakah mereka akan bersosialisasi lagi dengan orang sekitar ?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merasa asing

Gue merenungkan tulisan raditya dika dari bukunya mengenai koala yang berasal dari New South Wales, Australia. ceritanya begini, koala itu bermigrasi dari hutan tempat tinggalnya. beberapa bulan kemudian, ia kembali ke hutan tempat dia tinggal. namun, ternyata selama dia pergi, hutan yang pernah menjadi rumahnya ditebang, diratakan dengan tanah oleh para penebang liar. Si koala kebingungan kenapa tempat tinggalnya tidak seperti dulu. ia hanya bisa diam , tanpa bisa berbuat apa pun. ia duduk sendirian. memandangi sesuatu yang dulu sangat diakrabinya dan sekarang tidak dikenalinya. Sebenernya gue juga pernah merasakan hal yang dirasakan Si koala itu. 'sesuatu yang dulu sangat diakrabi dan sekarang seperti tidak dikenali'. tapi yang gue rasakan bukan kepada tempat seperti Si koala yang diceritakan diatas, tapi lebih kepada teman yang dulu pernah dekat, tapi sekarang udah tidak lagi. Salah satunya temen sd gue, Ibnu. Ibnu ini saudara dari saudara gue. jadi, gue punya ...

Boker diwaktu yang tidak tepat

Pada bulan bulan awal tahun 2011 pas gue smp dilewati dengan kegiatan kegiatan sekolah yang menyibukan. entah ada try out terus menerus yang hanya berselang seminggu, mengerjakan soal soal pelajaran yang akan di ujiankan tanpa henti, dan masuk sekolah jam 6 pagi atau yang biasa disebut jam 0 untuk belajar tambahan. ya itu semua dilakukan hanya untuk satu tujuan. lulus ujian nasional. "Ah ah ah ah   Ah ah ah ah Ah ah ah oh Ah ah ah ah I always knew you were the best the coolest girl I know"

Menulis Komedi

Gue termasuk salah satu penggemar hal-hal yang berbau komedi. Entah dari buku maupun film. Gue suka aja ketawa, karena dengan ketawa seolah-olah hidup jadi tenang dan damai. Masalah-masalah pun jadi hilang sementara. Karena keseringan baca buku komedi, gue suka cekikikan sendiri. Mereka orang yang ngeliat dari jauh pasti pada bingung ngeliat seseorang ketawa sendirian. Termasuk Nyokap. Gue pernah baca buku The Idiots buku dari Chetan Bhagat penulis asal India di ruang tamu. Gue ngakak terus baca buku itu. Nyokap yang ngeliat akan hal ganjil ini berkata, “Fal, kamu gak gila, kan ?” “Nggaklah ! Ini ketawa lagi baca buku. Bukunya lucu,” jawab gue kalem. Gue lanjut baca buku lagi. Kali ini ketawanya lebih ngakak daripada sebelumnya. “KAMU NOFAL, KAN ?” Nyokap panik. “KELUAR KAMU DARI BADAN NOFAL! DIA ORANG BAIK-BAIK!” Ya, gara-gara ketawa terus baca buku, gue dianggap kesurupan mahluk halus. Kenapa ya gue bisa ketawa ? Pasti ada formula penulisan yang membuat itu jadi lucu. Di s...