Langsung ke konten utama

Mohon Maaf Lahir dan Batin

Kayaknya postingan kali ini bakalan singkat aja. Gue  pengin mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H kepada kalian umat muslim yang merayakan. Semoga amal ibadah selama bulan puasa diterima disisi-Nya. Amin. Gapapa telat tiga hari, yang penting ngucapin daripada gak sama sekali. Hehe.

Tambahan info sedikit, setelah nonton berita beberapa waktu yang lalu, gue liat banyak pemudik yang menggunakan mobil kehabisan bensin selama perjalanan. Itu dikarenakan pom bensin di pinggir jalan pada habis diborong massa. Ada sih yang jual bensin eceran, tapi harganya dua kali lipat dari biasanya. Kan lumayan itu uangnya. Seandainya gak beli eceran, uangnya bisa buat beli chiki.

Saran gue buat kalian yang arus balik, banyak-banyaklah minum air mineral. Jadi kalo bensin abis, tinggal pake air kencing aja deh. Konon katanya bisa menjadi pengganti bensin premium. Kalo mobilnya gak jalan, gimana ? Yaudah, berarti rusak.

Untuk menutup tulisan ini, seperti kebanyakan para netizen, kayaknya gue akan meminta maaf dengan tulisan formal.

Saya beserta keluarga teletubbies ingin meminta maaf sebesar-sebesarnya atas kesalahan yang di masa lalu ataupun di masa yang akan datang (udah niat melakukan kesalahan). Kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja. Karena saya hanyalah seonggok manusia yang mempunyai kekurangan, kesalahan sekaligus ketampanan. Karena kesempurnaan hanyalah milik Rizky Febian semata. Bisa dilihat dari lagunya, “Kesempurnaan Cinta”.

 Mohon maaf lahir dan batin.

Tertanda,

Abdurrahman Naufal, adik kandung Lee Min ho.

Petani salah gaul
PS : gue besok pengin jalan-jalan ke pulau pramuka bareng sama adik sama Nyokap gue. Kayaknya ini bakal jadi pengalaman yang seru, dan nanti akan gue tulis di blog ini pengalaman yang mengharukan tersebut !

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merasa asing

Gue merenungkan tulisan raditya dika dari bukunya mengenai koala yang berasal dari New South Wales, Australia. ceritanya begini, koala itu bermigrasi dari hutan tempat tinggalnya. beberapa bulan kemudian, ia kembali ke hutan tempat dia tinggal. namun, ternyata selama dia pergi, hutan yang pernah menjadi rumahnya ditebang, diratakan dengan tanah oleh para penebang liar. Si koala kebingungan kenapa tempat tinggalnya tidak seperti dulu. ia hanya bisa diam , tanpa bisa berbuat apa pun. ia duduk sendirian. memandangi sesuatu yang dulu sangat diakrabinya dan sekarang tidak dikenalinya. Sebenernya gue juga pernah merasakan hal yang dirasakan Si koala itu. 'sesuatu yang dulu sangat diakrabi dan sekarang seperti tidak dikenali'. tapi yang gue rasakan bukan kepada tempat seperti Si koala yang diceritakan diatas, tapi lebih kepada teman yang dulu pernah dekat, tapi sekarang udah tidak lagi. Salah satunya temen sd gue, Ibnu. Ibnu ini saudara dari saudara gue. jadi, gue punya ...

Boker diwaktu yang tidak tepat

Pada bulan bulan awal tahun 2011 pas gue smp dilewati dengan kegiatan kegiatan sekolah yang menyibukan. entah ada try out terus menerus yang hanya berselang seminggu, mengerjakan soal soal pelajaran yang akan di ujiankan tanpa henti, dan masuk sekolah jam 6 pagi atau yang biasa disebut jam 0 untuk belajar tambahan. ya itu semua dilakukan hanya untuk satu tujuan. lulus ujian nasional. "Ah ah ah ah   Ah ah ah ah Ah ah ah oh Ah ah ah ah I always knew you were the best the coolest girl I know"

Menulis Komedi

Gue termasuk salah satu penggemar hal-hal yang berbau komedi. Entah dari buku maupun film. Gue suka aja ketawa, karena dengan ketawa seolah-olah hidup jadi tenang dan damai. Masalah-masalah pun jadi hilang sementara. Karena keseringan baca buku komedi, gue suka cekikikan sendiri. Mereka orang yang ngeliat dari jauh pasti pada bingung ngeliat seseorang ketawa sendirian. Termasuk Nyokap. Gue pernah baca buku The Idiots buku dari Chetan Bhagat penulis asal India di ruang tamu. Gue ngakak terus baca buku itu. Nyokap yang ngeliat akan hal ganjil ini berkata, “Fal, kamu gak gila, kan ?” “Nggaklah ! Ini ketawa lagi baca buku. Bukunya lucu,” jawab gue kalem. Gue lanjut baca buku lagi. Kali ini ketawanya lebih ngakak daripada sebelumnya. “KAMU NOFAL, KAN ?” Nyokap panik. “KELUAR KAMU DARI BADAN NOFAL! DIA ORANG BAIK-BAIK!” Ya, gara-gara ketawa terus baca buku, gue dianggap kesurupan mahluk halus. Kenapa ya gue bisa ketawa ? Pasti ada formula penulisan yang membuat itu jadi lucu. Di s...