Langsung ke konten utama

Review Game : Dota 2





Dota (Defends Of The Ancients) adalah salah satu game yang gue suka dari dulu sampai sekarang. gue memainkan game ini udah lama banget, dari kelas 5 sd. tapi game yang gue mainin dulu itu masih Dota yang pertama bukan Dota 2. ketika gue kelas dua smp beredar kabar kalo nanti Dota akan mengeluarkan Dota 2. dan akhirnya di tahun 2013 Dota 2 dirilis.

Kali ini gue akan me-review game Dota 2 dengan bahasa gue sendiri. Check this out :

Penjelasan tentang Dota 2
Jadi di game ini ada 2 team yang berisikan lima pemain. satu pemain hanya bisa memilih satu hero saja (diawal permainan memilihnya). ada 100 hero lebih yang bisa kamu pilih. biasanya satu hero hanya mempunyai 4 skill (ada yang lebih) yang menunjang untuk membunuh hero musuh saat bermain. masing masing hero itu mempunyai counter hero yang lain. yang dimaksud dengan counter disini adalah setiap hero pasti mempunyai kelemahan dengan hero lain. jadi game ini seimbang tidak berat sebelah.


Ini salah satu snapshot pilihan heronya dulu, sekarang udah mulai tambah lagi heronya.
Ini map-nya. ada tiga jalur (lanes) untuk ke untuk ke markas musuh top, middle, dan bottom. disetiap lane tersebut selalu ada creep dari masing masing team yang selalu berjalan untuk bertarung dengan creep musuh sampai mencapai Ancient.


Masing masing team mempunyai markas tersendiri yang disebut Ancient. tujuan dari game ini untuk menghancurkan Ancient lawan. siapa yang menghancurkan Ancient  musuh duluan, team dia yang menang. maka dari itu game ini dinamai Defends of the Ancient. melindungi markas sendiri.

Kelebihan Dota 2
Yang gue suka dari game ini adalah game-nya serba gratis nggak perlu bayar sama sekali. maksudnya hero dan item-nya gratis. yang dibutuhkan hanya skill untuk bermain. jadi kalian bisa bermain game tanpa perlu untuk mengeluarkan banyak uang. tapi untuk kalian yang mempunyai uang yang banyak bisa dengan membeli accesories untuk hero supaya terlihat keren. tapi itu tidak berpengaruh digame, hanya untuk terlihat keren saja.
  
Grafik gambarnya lebih bagus, dan lebih halus. perubahannya lumayan signifikan dari dota yang pertama. lumayan untuk memanjakan mata kalian para gamers.  


Dota 1
Dota 2

Kalian juga bisa bermain bareng dengan temen temen kalian. dengan cara party. jadi kalo bosen main sendiri, bisa main sama temen temen.

Kekurangan Dota 2 
Kalian yang baru pertama kali bermain Dota harus belajar terlebih dahulu melawan bot atau komputer sebelum bermain online. karena jika kalian langsung bermain dota dengan kemampuan yang tidak mumpuni, biasanya akan dihina noob (cupu). untuk belajarnya lumayan lama, kalian harus hafal semua hero, item dan mapsnya. kalo kalian mainnya rajin, bisa dengan mudah kok untuk menjadi pro.

Setiap game yang memiliki grafis yang bagus memang membutuhkan spesifikasi komputer yang menunjang. Dota 2 itu sudah termasuk game yang berat. maka dari itu gue tunjukin spesifikasinya.

Minimum System Requirements:
Operating System: Windows XP, Vista or Windows 7
Processor: Intel Pentium 4 @ 3.0 GHz or AMD Athlon equivalent
RAM: 1 GB
Hard Disk: 4 GB of free space
Video Card: nVidia GeForce 7600 GS or ATI Radeon X1600 series
Sound Card: DirectX 9 Compatible
DirectX: Version 9.0c
Broadband Internet Connection


Recommended System Requirements:
Opearting System: Windows 7
Processor: Intel Core2Duo @ 3.0 GHz or AMD Athlon 64 X2 4800+
RAM: 2 GB
Video Card: 512MB, nVidia GeForce GT 240 or ATI Radeon 5670
Sound Card: DirectX 9 Compatible
DirectX 11


Kalo bisa lebih dari yang diatas spesifikasi komputernya, supaya mainnya bisa lancar tidak patah patah. sumber : disini

........

In the end of this post, mungkin ada yang mempunyai pendapat lain dalam kelebihan dan kekurangan dalam game Dota 2 ? bisa di share dikolom komentar dibawah. oh iya, kalo ada yang mau main bareng sama gue bisa di add nickname gue : Nopalmologi

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merasa asing

Gue merenungkan tulisan raditya dika dari bukunya mengenai koala yang berasal dari New South Wales, Australia. ceritanya begini, koala itu bermigrasi dari hutan tempat tinggalnya. beberapa bulan kemudian, ia kembali ke hutan tempat dia tinggal. namun, ternyata selama dia pergi, hutan yang pernah menjadi rumahnya ditebang, diratakan dengan tanah oleh para penebang liar. Si koala kebingungan kenapa tempat tinggalnya tidak seperti dulu. ia hanya bisa diam , tanpa bisa berbuat apa pun. ia duduk sendirian. memandangi sesuatu yang dulu sangat diakrabinya dan sekarang tidak dikenalinya. Sebenernya gue juga pernah merasakan hal yang dirasakan Si koala itu. 'sesuatu yang dulu sangat diakrabi dan sekarang seperti tidak dikenali'. tapi yang gue rasakan bukan kepada tempat seperti Si koala yang diceritakan diatas, tapi lebih kepada teman yang dulu pernah dekat, tapi sekarang udah tidak lagi. Salah satunya temen sd gue, Ibnu. Ibnu ini saudara dari saudara gue. jadi, gue punya ...

Boker diwaktu yang tidak tepat

Pada bulan bulan awal tahun 2011 pas gue smp dilewati dengan kegiatan kegiatan sekolah yang menyibukan. entah ada try out terus menerus yang hanya berselang seminggu, mengerjakan soal soal pelajaran yang akan di ujiankan tanpa henti, dan masuk sekolah jam 6 pagi atau yang biasa disebut jam 0 untuk belajar tambahan. ya itu semua dilakukan hanya untuk satu tujuan. lulus ujian nasional. "Ah ah ah ah   Ah ah ah ah Ah ah ah oh Ah ah ah ah I always knew you were the best the coolest girl I know"

Menulis Komedi

Gue termasuk salah satu penggemar hal-hal yang berbau komedi. Entah dari buku maupun film. Gue suka aja ketawa, karena dengan ketawa seolah-olah hidup jadi tenang dan damai. Masalah-masalah pun jadi hilang sementara. Karena keseringan baca buku komedi, gue suka cekikikan sendiri. Mereka orang yang ngeliat dari jauh pasti pada bingung ngeliat seseorang ketawa sendirian. Termasuk Nyokap. Gue pernah baca buku The Idiots buku dari Chetan Bhagat penulis asal India di ruang tamu. Gue ngakak terus baca buku itu. Nyokap yang ngeliat akan hal ganjil ini berkata, “Fal, kamu gak gila, kan ?” “Nggaklah ! Ini ketawa lagi baca buku. Bukunya lucu,” jawab gue kalem. Gue lanjut baca buku lagi. Kali ini ketawanya lebih ngakak daripada sebelumnya. “KAMU NOFAL, KAN ?” Nyokap panik. “KELUAR KAMU DARI BADAN NOFAL! DIA ORANG BAIK-BAIK!” Ya, gara-gara ketawa terus baca buku, gue dianggap kesurupan mahluk halus. Kenapa ya gue bisa ketawa ? Pasti ada formula penulisan yang membuat itu jadi lucu. Di s...