Langsung ke konten utama

Membuat Makanan Kucing (Sederhana)

Di rumah, gue melihara kucing, walaupun pada awalnya ada perdebatan 'melihara kucing atau nggak' antara Nyokap dan empat anggota keluarga lainnya, akhirnya sang pecinta kucing pun menang (Bokap, Kakak, Adek dan gue). Sudah lebih dari delapan bulan gue melihara kucing, dan lumayan seru. Gue jadi ada yang nemenin di rumah kalau lagi sendirian.

Salah satu kewajiban kita sang pemelihara hewan adalah memberinya makan. Untuk hewan hewan yang lain menurut gue makanannya cukup murah, berbeda dengan kucing. Setau gue makanan kucing itu cukup mahal, apalagi wiskes. Gue memegang prinsip 'Makanan hewan jangan lebih mahal daripada makanan majikan sendiri'. Gue nggak mau, dengan membeli 
makanan kucing yang mahal, gue gak makan selama seminggu.

Karena keluarga dari bokap suka banget dengan kucing, tante dan saudara gue jadi bisa membuat makanan kucing sendiri. Resep makanan kucing tersebut, sudah diturun temurunkan oleh keluarga. Hingga akhirnya turun ke gue sendiri. Sebenernya masih banyak sih makanan yang murah untuk kucing, salah satunya temen gue. Dia memberi tempe kepada kucingnya, tapi lebih anehnya lagi tempenya dimakan sama Si Kucing. Hubungan yang aneh antara majikan dan hewan peliharaan.

Nah, disini gue akan memberikan tips untuk membuat makanan kucing.

Cara membuat makanan kucing (sederhana) :

1. Siapkan nasi dua centong nasi di dalam piring (jangan banyak-banyak, nanti kucingnya diabetes)

2.  Masukan potongan ikan (Kalau ikan yang murah, namanya ikan cue. Ingat, ikan cue, bukan ikan sue)

3. Lalu, aduk nasi dan ikan hingga bercampur dengan rata. (ingat, hingga rata. Karena kalau nggak rata, kucingnya hanya memakan ikannya aja)

4. Selesai. Mudah bukan ?

Ada teori sedikit mengenai kanapa ikan memakan nasinya juga ? Karena sebelum kucing makan, dia akan mencium bau makanannya terlebih dahulu. Setelah itu, kalau makanannya mempunyai bau asin seperti ikan, baru dia akan memakannya. Jika bau makanannya nggak asin tapi tetep dimakan juga, itu namanya kelaparan. Maka dari itu, gue sarankan untuk mencampur nasi dan ikannya hingga rata, supaya nasinya berbau ikan juga. Lalu dimakan deh semuanya.

Makanan ini tidak dianjurkan untuk kucing dengan spesies tertentu. Terutama Kucing Anggora, karena bisa menyebabkan bulu kucingnya rontok. Coba google deh.


Selamat mencoba !

Komentar

  1. Ikannya direbus dulu atau ikan yg msih mentah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mentah juga gapapa, soalnya kucing masih suka

      Hapus
  2. Ikan cue itu lebih dikenal dg nama apa, bang ? Kok kayanya asing..itu mentah atau dibuat matang ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emang itu namanya ikan cue, tukang sayur pasti tau kok. Bebas, bisa mentah bisa juga udah mateng. Tergantung selera kucing biasanya

      Hapus
  3. sayangnya kucing saya kucing ras Persia dan Maine Coon. dan whiskas itu makanan murahan bagi pecinta kucing.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kalo kucing bagus jangan pake cara ini hehe

      Hapus
  4. klw kucing saya tak kasih duit aja biar dia jajan sendiri aja hehehe pisss..

    BalasHapus
  5. mata kucing yg suka datang kerumah saya kaya ada nanahnya gtu... kalo sundanya mah belekan. gmana tuh cara ngerawatnya. soalnya di usir juga pasti datang mulu ke rumah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harus di lap setiap hari itu pake tisu basah, supaya dia gak belekan lagi :)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merasa asing

Gue merenungkan tulisan raditya dika dari bukunya mengenai koala yang berasal dari New South Wales, Australia. ceritanya begini, koala itu bermigrasi dari hutan tempat tinggalnya. beberapa bulan kemudian, ia kembali ke hutan tempat dia tinggal. namun, ternyata selama dia pergi, hutan yang pernah menjadi rumahnya ditebang, diratakan dengan tanah oleh para penebang liar. Si koala kebingungan kenapa tempat tinggalnya tidak seperti dulu. ia hanya bisa diam , tanpa bisa berbuat apa pun. ia duduk sendirian. memandangi sesuatu yang dulu sangat diakrabinya dan sekarang tidak dikenalinya. Sebenernya gue juga pernah merasakan hal yang dirasakan Si koala itu. 'sesuatu yang dulu sangat diakrabi dan sekarang seperti tidak dikenali'. tapi yang gue rasakan bukan kepada tempat seperti Si koala yang diceritakan diatas, tapi lebih kepada teman yang dulu pernah dekat, tapi sekarang udah tidak lagi. Salah satunya temen sd gue, Ibnu. Ibnu ini saudara dari saudara gue. jadi, gue punya ...

Boker diwaktu yang tidak tepat

Pada bulan bulan awal tahun 2011 pas gue smp dilewati dengan kegiatan kegiatan sekolah yang menyibukan. entah ada try out terus menerus yang hanya berselang seminggu, mengerjakan soal soal pelajaran yang akan di ujiankan tanpa henti, dan masuk sekolah jam 6 pagi atau yang biasa disebut jam 0 untuk belajar tambahan. ya itu semua dilakukan hanya untuk satu tujuan. lulus ujian nasional. "Ah ah ah ah   Ah ah ah ah Ah ah ah oh Ah ah ah ah I always knew you were the best the coolest girl I know"

Menulis Komedi

Gue termasuk salah satu penggemar hal-hal yang berbau komedi. Entah dari buku maupun film. Gue suka aja ketawa, karena dengan ketawa seolah-olah hidup jadi tenang dan damai. Masalah-masalah pun jadi hilang sementara. Karena keseringan baca buku komedi, gue suka cekikikan sendiri. Mereka orang yang ngeliat dari jauh pasti pada bingung ngeliat seseorang ketawa sendirian. Termasuk Nyokap. Gue pernah baca buku The Idiots buku dari Chetan Bhagat penulis asal India di ruang tamu. Gue ngakak terus baca buku itu. Nyokap yang ngeliat akan hal ganjil ini berkata, “Fal, kamu gak gila, kan ?” “Nggaklah ! Ini ketawa lagi baca buku. Bukunya lucu,” jawab gue kalem. Gue lanjut baca buku lagi. Kali ini ketawanya lebih ngakak daripada sebelumnya. “KAMU NOFAL, KAN ?” Nyokap panik. “KELUAR KAMU DARI BADAN NOFAL! DIA ORANG BAIK-BAIK!” Ya, gara-gara ketawa terus baca buku, gue dianggap kesurupan mahluk halus. Kenapa ya gue bisa ketawa ? Pasti ada formula penulisan yang membuat itu jadi lucu. Di s...