Langsung ke konten utama

Deadline Tugas !

Halo ! Untuk menyambung postingan sebelum-sebelumnya, gue mau ngasih tau, kalo gue sekarang punya blog lain, yang isinya mengenai tulisan –tulisan sastra. Silahkan main ke abdurrahmanaufal.wordpress.com atau silahkan klik sub menu bertuliskan “TULISAN LAIN”.

By the way,  gue punya tugas dari dosen untuk meliput hasil observasi dari kecelakaan lalu lintas sesuai fakta peristiwa. Kalo meliput sesuai fakta peristiwa, berarti gue harus melihat kejadian/peristiwa tersebut secara langsung, gak boleh mendengar cerita dari temen, maupun mendengar dari polisi.

Dan kampretnya adalah,  gimana gue bisa ngeliat kecelakaan lalu lintas secara langsung ? Gue harus nunggu di jalan sampe ada kecelakaan ? It’s impossible.Setau gue kecelakaan terjadi di waktu yang tidak sangka-sangka. Kecuali gue yang sengaja nyelakain orang.

Ada temen yang nanya, “Pal, lo mau ngerjain observasi kecelakaan lalu lintas dimana ?”

“Kayaknya, gue bakal nongkrong di pinggir jalan, deh”

“Kalo gak ada yang kecelakaan, gimana ?”

“Yaudah, gue selengkat aja motor yang lagi ngebut, jadi deh kecelakaan.”

Kalo dipikir-pikir, seandainya gue yang nyelengkat motor ? Bukannya gue yang kecelakaan ya ? Kan kaki gue yang kelindes motor.

Pekerjaan sebagai jurnalis memang harus menguras stamina dan pemikiran. Gak kebayang seorang jurnalis yang mendapat tugas di bagian kecelakaan lalu lintas. Pasti yang selalu ada di pikirannya adalah, “Semoga hari ini ada kecelakaan. AMIN !”

Dan yang lebih kampretnya lagi adalah DEADLINE TUGAS OBSERVASI KECELAKAAN LALU LINTAS DIKUMPULIN BESOK ! GUE BELUM NGAPA-NGAPAIN ! YANG MEMBUAT PARAH LAGI ADALAH GUE NGAPAIN NULIS BLOG ! BUKANNYA NGERJAIN TUGAS ! ARRRRRGGHHH !

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merasa asing

Gue merenungkan tulisan raditya dika dari bukunya mengenai koala yang berasal dari New South Wales, Australia. ceritanya begini, koala itu bermigrasi dari hutan tempat tinggalnya. beberapa bulan kemudian, ia kembali ke hutan tempat dia tinggal. namun, ternyata selama dia pergi, hutan yang pernah menjadi rumahnya ditebang, diratakan dengan tanah oleh para penebang liar. Si koala kebingungan kenapa tempat tinggalnya tidak seperti dulu. ia hanya bisa diam , tanpa bisa berbuat apa pun. ia duduk sendirian. memandangi sesuatu yang dulu sangat diakrabinya dan sekarang tidak dikenalinya. Sebenernya gue juga pernah merasakan hal yang dirasakan Si koala itu. 'sesuatu yang dulu sangat diakrabi dan sekarang seperti tidak dikenali'. tapi yang gue rasakan bukan kepada tempat seperti Si koala yang diceritakan diatas, tapi lebih kepada teman yang dulu pernah dekat, tapi sekarang udah tidak lagi. Salah satunya temen sd gue, Ibnu. Ibnu ini saudara dari saudara gue. jadi, gue punya ...

Boker diwaktu yang tidak tepat

Pada bulan bulan awal tahun 2011 pas gue smp dilewati dengan kegiatan kegiatan sekolah yang menyibukan. entah ada try out terus menerus yang hanya berselang seminggu, mengerjakan soal soal pelajaran yang akan di ujiankan tanpa henti, dan masuk sekolah jam 6 pagi atau yang biasa disebut jam 0 untuk belajar tambahan. ya itu semua dilakukan hanya untuk satu tujuan. lulus ujian nasional. "Ah ah ah ah   Ah ah ah ah Ah ah ah oh Ah ah ah ah I always knew you were the best the coolest girl I know"

Menulis Komedi

Gue termasuk salah satu penggemar hal-hal yang berbau komedi. Entah dari buku maupun film. Gue suka aja ketawa, karena dengan ketawa seolah-olah hidup jadi tenang dan damai. Masalah-masalah pun jadi hilang sementara. Karena keseringan baca buku komedi, gue suka cekikikan sendiri. Mereka orang yang ngeliat dari jauh pasti pada bingung ngeliat seseorang ketawa sendirian. Termasuk Nyokap. Gue pernah baca buku The Idiots buku dari Chetan Bhagat penulis asal India di ruang tamu. Gue ngakak terus baca buku itu. Nyokap yang ngeliat akan hal ganjil ini berkata, “Fal, kamu gak gila, kan ?” “Nggaklah ! Ini ketawa lagi baca buku. Bukunya lucu,” jawab gue kalem. Gue lanjut baca buku lagi. Kali ini ketawanya lebih ngakak daripada sebelumnya. “KAMU NOFAL, KAN ?” Nyokap panik. “KELUAR KAMU DARI BADAN NOFAL! DIA ORANG BAIK-BAIK!” Ya, gara-gara ketawa terus baca buku, gue dianggap kesurupan mahluk halus. Kenapa ya gue bisa ketawa ? Pasti ada formula penulisan yang membuat itu jadi lucu. Di s...