Langsung ke konten utama

Tips Memperbanyak Ide

Satu minggu pertama ini, gue baru masuk kuliah setelah libur panjang. Dari satu minggu itu, ternyata gak ada satu dosen pun yang masuk, kecuali satu mata kuliah statistika, Bu Wiwi. Pas masuk, dia memulai perkenalan dengan Mahasiswa. Emang, setiap naik semester, banyak mata kuliah yang baru, dan dosennnya banyak baru. Nah, Bu Wiwi ini termasuk dosen baru di kelas gue.

Sebelum masuk ke topik pembelajaran, dia memulai dengan hal-hal yang gak akan membuat mahasiswa otak keram seketika. Bu Wiwi menceritakan pengalaman dirinya mengenai pendidikannya sampai S2. Lalu, dia juga ngajarin Mahasiswa jangan kupu-kupu (kuliah-pulang-kuliah-pulang). Itu gak ada manfaatnya. Kita harus mengasah soft skill dan punya karya selama kuliah. Supaya ketika udah lulus nanti, perusahaan yang mau nerima banyak.

Katanya, nanti dari lulusan jurusan gue akan masuk ke industri kreatif yang kompetitif. Saingannya berat-berat. Gue harus kuat menghadapi tekanan dari atasan. Ditambah lagi, gue juga harus punya banyak ide yang cemerlang, beda dari yang lain, dan out of the box.  Maka dari itu, dia menjelaskan banyak banget cara buat memperbanyak ide dan konsep. Karena ide atau konsep muncul dengan proses yang panjang, gak bakal dateng dengan sendirinya.
Nah, di sini gue pengin berbagi tips membanyak ide, apa yang gue dapet dari dosen gue itu, dan referensi dari buku yang pernah gue baca. Sebenernya bukan cuman memperbanyak ide menulis aja, ini juga bisa diterapkan di bidang apa aja.

Check this out :

1. Baca buku
Emang gak salah lagi, banyak baca buku adalah salah satu yang terpenting untuk memperbanyak ide. Dengan baca buku kita bisa dapet ilmu, sekaligus banyak referensi yang kita dapet. Bukan hanya ide menulis, tapi juga ide-ide yang lain. Misal, kalo lo fotografer pengin mengambil objek yang beda dari yang lain, dan gak punya ide sama sekali, baca aja buku tentang fotografi. Di situ banyak informasi yang bisa di dapet. Selain itu lo juga bisa dapet ide baru tentang objek apa yang harus di foto, dan lain-lain.

2. Nonton Film
Semua orang pasti suka nonton film. Dengan menonton film berbagai genre, dari komedi, action, drama, horror, romance sampai thriller sekalipun, tanpa kita sadari kita bisa mengetahui alur plot yang disajikan. Kita juga bisa tau karakter tokoh dari seorang pemeran. Dari situ bisa melahirkan ide-ide baru di benak kita, tanpa kita sadari.

Kalau bisa, jangan cuma nonton satu film genre yang kita suka aja. Coba sekali-kali out of the box. Kalau biasanya kita cuman suka nonton film komedi, cobalah nonton film thriller. Meskipun habis nonton kalian akan kencing selama dua hari berturut-turut nonstop karena ketakutan, gapapa. Tidak ada salahnya mencoba.

3. Mendengarkan Orang lain
Kalau kamu orangnya suka banyak ngomong, sekali-kali gantian, sekarang kamu yang mendengarkan cerita dari orang lain. Pasti banyak dari temen kita yang suka curhat tentang keluarganya, pacarnya, atau masalah sama temennya. Dengarkan. Kalau dia ngomong terus sampai tiga jam nonstop, tetep dengarkan. Habis itu tusuk mulutnya korek kuping.
Dengan mendengarkan cerita dari orang lain, kita bisa mendapatkan dua poin plus. Pertama kita menghargai orang lain. Kedua kita bisa dapet ide baru dari ceritanya. Mungkin dari ceritanya kita bisa tulis.

4. Cari pengalaman
Kita nggak bakal bisa dapet ide kalau cuman nongkrong di kamar, mencoba mendapatkan ilham dari langit. Itu nggak mungkin. Kecuali kalau nongkrong di kamar mandi selama berjam-jam, katanya bisa dapet ide. Tapi ternyata, pas gue coba bukannya dapet ide, eh malah mencret-mencret.

Cobalah keluar rumah sekali-kali mencari pengalaman baru yang berlum pernah kalian rasain. Misal, keluar kota sendirian dengan budget seadanya. Dari situ kalian juga bisa belajar menghemat uang, belajar bersosialisasi dengan orang baru, dan yang paling penting, ketika pulang dari perjalanan itu, kalian akan mempunyai ide-ide baru yang akan kalian tulis.


Mungkin segitu aja tips dari gue memperbanyak ide dalam banyak hal. Kalau kalian punya tips yang lain, boleh ditambahkan di kolom komentar. Terima kasih J

Komentar

  1. tips memperbanyak ide:
    mmmm, nonton pelem :D ehehehe
    banyakin traveling sana-sini :)
    yuuhuuuuu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emang bener banget tuh, tips memperbanyak ide yang bikin seneng :)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merasa asing

Gue merenungkan tulisan raditya dika dari bukunya mengenai koala yang berasal dari New South Wales, Australia. ceritanya begini, koala itu bermigrasi dari hutan tempat tinggalnya. beberapa bulan kemudian, ia kembali ke hutan tempat dia tinggal. namun, ternyata selama dia pergi, hutan yang pernah menjadi rumahnya ditebang, diratakan dengan tanah oleh para penebang liar. Si koala kebingungan kenapa tempat tinggalnya tidak seperti dulu. ia hanya bisa diam , tanpa bisa berbuat apa pun. ia duduk sendirian. memandangi sesuatu yang dulu sangat diakrabinya dan sekarang tidak dikenalinya. Sebenernya gue juga pernah merasakan hal yang dirasakan Si koala itu. 'sesuatu yang dulu sangat diakrabi dan sekarang seperti tidak dikenali'. tapi yang gue rasakan bukan kepada tempat seperti Si koala yang diceritakan diatas, tapi lebih kepada teman yang dulu pernah dekat, tapi sekarang udah tidak lagi. Salah satunya temen sd gue, Ibnu. Ibnu ini saudara dari saudara gue. jadi, gue punya ...

Boker diwaktu yang tidak tepat

Pada bulan bulan awal tahun 2011 pas gue smp dilewati dengan kegiatan kegiatan sekolah yang menyibukan. entah ada try out terus menerus yang hanya berselang seminggu, mengerjakan soal soal pelajaran yang akan di ujiankan tanpa henti, dan masuk sekolah jam 6 pagi atau yang biasa disebut jam 0 untuk belajar tambahan. ya itu semua dilakukan hanya untuk satu tujuan. lulus ujian nasional. "Ah ah ah ah   Ah ah ah ah Ah ah ah oh Ah ah ah ah I always knew you were the best the coolest girl I know"

Menulis Komedi

Gue termasuk salah satu penggemar hal-hal yang berbau komedi. Entah dari buku maupun film. Gue suka aja ketawa, karena dengan ketawa seolah-olah hidup jadi tenang dan damai. Masalah-masalah pun jadi hilang sementara. Karena keseringan baca buku komedi, gue suka cekikikan sendiri. Mereka orang yang ngeliat dari jauh pasti pada bingung ngeliat seseorang ketawa sendirian. Termasuk Nyokap. Gue pernah baca buku The Idiots buku dari Chetan Bhagat penulis asal India di ruang tamu. Gue ngakak terus baca buku itu. Nyokap yang ngeliat akan hal ganjil ini berkata, “Fal, kamu gak gila, kan ?” “Nggaklah ! Ini ketawa lagi baca buku. Bukunya lucu,” jawab gue kalem. Gue lanjut baca buku lagi. Kali ini ketawanya lebih ngakak daripada sebelumnya. “KAMU NOFAL, KAN ?” Nyokap panik. “KELUAR KAMU DARI BADAN NOFAL! DIA ORANG BAIK-BAIK!” Ya, gara-gara ketawa terus baca buku, gue dianggap kesurupan mahluk halus. Kenapa ya gue bisa ketawa ? Pasti ada formula penulisan yang membuat itu jadi lucu. Di s...