Langsung ke konten utama

Bangkit dari Kubur

Gile. Blog gue udah lama banget udah gak diisi tulisan-tulisan gak bermanfaat lagi. Udah hampir sekitar… sebulan gak nulis blog, rasanya kangen juga. Padahal gue setiap hari nyoba nulis, tapi paragraf pertama selalu dihapus. Nyoba nulis lagi, dan gue hapus lagi.

Blog ini berasa jadi kuburan. Sepi. Maka dari itu, layaknya mayat yang udah gak pernah bangun lagi, gue harus bangkit dari kubur. Untuk memulai kebiasaan lama yang telah lama hilang, menulis.

Sekarang gue cuman pengin cerita beberapa hal yang gue lakuin belakangan  ini. Selama liburan, gue cuman tidur  di rumah dan ngojekin adik gue ke sekolah. Ya, selama liburan gue setidaknya ada kerjaan.

Karena gue sering nganterin Hana (adik) ke  sekolah lagi, sekarang gue jadi tau, kalo peraturan sekolah makin aneh dan makin disiplin. Tadi pas nganterin (baca: ngojekin), tiba-tiba ada macet mengular lumayan panjang di depan sekolah. Gue bingung. Biasanya jarang-jarang macet sampe sepanjang ini.

Tadi pagi emang udah hujan deras. Otomatis banyak yang nunggu hujan reda, baru berangkat ke sekolah. Mungkin gara-gara itu, pikir gue.

Ternyata jam udah menunjukan pukul setengah delapan, yang notabene udah ngelewatin jam masuk, jam tujuh. Dan peraturan di sekolah Hana, kalo udah melebihi jam masuk, bakal disuruh pulang. Gak boleh mengikuti pelajaran hari itu.

Ada satpam yang keluar dari gerbang, berkata dengan tegas, “Maaf ya, semua siswa yang telat gak boleh masuk. Hujan gak bisa jadi alasan. Kecuali dateng sama orangtua.”

Gue ada ide.

Para siswa yang bergerombol tanpa orangtua di depan gerbang tampak kecewa, gak terima. Banyak yang pengin nyoba maksa masuk. Guru BP tiba-tiba keluar gerbang nyuruh pulang semua siswa. Dia bawa bak berwarna biru di tangannya, siap-siap ngelempar bak ke siswa yang masih nyoba masuk. “Pulang gak ?!?” terlihat dari jauh, guru itu mirip pasien yang kabur dari rumah sakit jiwa.

Semua mundur.

 “Na,” gue buka kaca helm, “lo mau sekolah atau nggak ?”

Adik gue berkata mantap, “Mau, lah”

Oke, itu pertanyaan yang bodoh sekali.

Gue turun dari motor berhadapan dengan guru BP yang raut mukanya killer abis. Siap memangsa siapa aja yang ada dihadapannya. Gue berkata baik-baik, minta maaf. Lalu memohon bahwa hana, anak gue yang telat, dipersilahkan masuk sekolah.

 “Oh yasudah bapak, gapapa. Lain kali anaknya jangan telat lagi ya.”

Hana masuk gerbang. Peran ayah dan anak yang gue perankan berhasil.  Ada dua kemungkinan yang membuat berhasil: Pertama, akting gue mirip Reza Rahardian. Kedua, muka gue terlalu visioner.

Sayangnya, saat di sekolah dulu gak ada peraturan yang kayak gini. Pasti banyak oknum yang memanfaatkan. Gue akan sengaja dateng kesiangan, diomelin, lalu disuruh pulang. Gue lalu mencium tangan guru itu sambil bilang, “Yeah, terima kasih bu. Ibu memang hebat.”

Ada lagi peraturan yang lumayan absurd. Jadi temen rumah pernah ada yang cerita. Di sekolahnya ada beberapa guru yang menerapkan sistem denda untuk kelakuan muridnya yang aneh-aneh. Contohnya, kalo ada yang nyeletuk saat guru menjelaskan, akan didenda dua ribu. 
Terus kalo ada yang berisik sedikit, denda lima ribu.

Kata gurunya, peraturan itu diciptakan untuk mendisiplinkan siswa. Sistem peraturan itu udah dilakuin di negara-negara maju, salah satunya Jepang. Jujur, agak aneh juga sih peraturannya. Gak kebayang kalo ada tiba-tiba murid iseng yang nyambit gurunya pake batu kali, pasti denda dua juta.

Udah dulu ceritanya ya, besok lanjut-lanjut lagi. Ngantuk.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Interview With Alita Biani (Kakaknya Tissa Biani)

Instagram/alitabiani Melihat artis di televisi rasanya sudah terlalu sering. Gegap gempita dunia hiburan. Popularitas yang naik hari demi hari. Privasi yang hampir sudah tidak ada lagi, karena hampir masuk acara gosip setiap hari. Itu yang membuat gue nggak penasaran dengan kehidupan para artis, toh, kehidupannya hampir semuanya kita ketahui di televisi . Belakangan ini, gue lagi suka melihat sosial media salah satu teman SMP,  Alita Biani .  Ia adalah seorang kakak dari  Tissa Biani , artis sinetron dan film. Hampir di setiap  insta-story  –nya selalu bersama sang adik. Dan ini perlahan membuat gue penasaran. Gimana sih, kehidupan kakak seorang artis dan apa rasanya ? Berbekal dengan jiwa jurnalistik terpendam di dalam dada, akhirnya gue memberanikan DM dia Twitter , bertanya apakah pengin diwawancara atau nggak. Bagai gayung bersambut, ternyata Alita membolehkan gue mengubek-ngubek kehidupan dia. Nggak usah berlama-lama, ini adalah hasil wawan...

KONSULTAMBAH

Setelah bermeditasi berminggu-minggu di dalam kamar mandi (baca: mencret gak sembuh-sembuh), gue menemukan sebuah ide brilian untuk inovasi blog gue. Seperti rubrik dalam majalah, gue akan membuat rubrik baru, namanya KONSULTAMBAH. KONSULTAMBAH merupakan singkatan dari Konsultasi Mbah. Layaknya seorang mbah dukun menjawab pertanyaan dari pasiennya, di sini gue akan menjadi Mbah yang akan menjawab pertanyaan yang masuk dari pembaca. Masih bingung ? bentar, gue berubah jadi Mbah dulu. … Kamu sering ketemu orang gila ? Kamu suka mencret-mencret selama satu tahun ? Atau pacar kamu suka selingkuh sama belalang ? Jangan resah, jangan takut, jangan boker sembarangan. Tenang, Mbah punya solusinya. Di sini, Mbah akan menjawab pertanyaan atau keresahan apa yang sedang kamu alami dengan cerdas dan tolol. Di bawah ini ada beberapa testimoni setelah ke KONSULTAMBAH : “Sebelum saya ke KONSULTAMBAH, makanan anak saya hanya bakso biasa, sehingga prestasinya selalu menurun. Setel...

Tukeran Link

Di postingan kali ini, gue pengin nge- share alamat blog temen-temen gue. Biar blog gue sama temen-temen banyak yang baca juga hehe. Tapi, kalo kalian pengin tukeran link juga sama gue, silahkan komen di bawah atau email gue aja ya. Syaratnya cumin satu aja, alamat blog gue udah ditaruh di blog kalian dulu. Nanti baru gue taruh di sini. Terima kasih :D - https://landastanpabatas.blogspot.com (Herdi Alif Hakim) - https://relative19.blogspot.com (Hotlas Mora Sinaga) - https://worldthroughmyeyeglasses.wordpress.com (Elva Mustika Putri) - https://gamalmuhammad.blogspot.co.id (Gamal Muhammad Adam)