Langsung ke konten utama

Postingan

Misteri sebuah kertas cinta

Gue inget ketika sd gue pernah mendapatkan kertas cinta yang sepertinya dari temen sekelas. ya itu gue dapat dalam bentuk "kertas" bukan "surat". jadi, pada waktu itu bel masuk kelas sudah berbunyi.  gue yang pada saat itu sedang bermain petak umpet didekat lapangan sama temen temen, langsung ngibrit ke kelas. Ketika sampai dikelas, guru belum masuk. sembari menunggu guru masuk kelas, gue berinisiatif mendinginkan badan tepat dibawah ac, karena badan gue masih kegerahan akibat bermain petak umpet diwaktu istirahat tadi. gue berdiri didepan ac tersebut yang kebetulan dekat dengan bangku gue. dengan posisi berdiri gue melihat secarik kertas yang terselip ditengah tengah buku paket pelajaran matematika yang tertutup. 'itu apaan ya ?' pikir gue dalam hati.

Ternyata orang gila masih punya hati

Hujan yang tadi hanya rintik rintik sekarang sudah mulai deras, gue bersama sahabat gue aziz harus mencari tempat untuk berteduh. seketika gue melihat tempat ruko dipinggir jalan yang sudah tutup. 'di tempat itu banyak orang yang sedang berteduh, pasti nggak ada tempat buat kita berdua' pikir gue dalam hati. tapi gue lihat sekali lagi, ternyata masih ada ruang kosong untuk gue dan aziz. "Ziz kita neduh di tempat itu aja! hujannya makin deres" gue nyuruh aziz untuk memberhentikan motor didepan ruko dengan nada yang lumayan keras, supaya suara gue tidak terbawa oleh angin. "Dimana pal ?" tanya aziz masih bingung karena gue tidak menunjukan tempat secara spesifik.

Berasa jadi ganteng

"Selamat tinggal handphone lama !" kira kira kalimat itu yang bisa gue ucapkan kepada handphone gue yang lama kalo dia hidup. Setelah sekian lama gue berdoa dan bertapa di wc sekolah selama tujuh hari tujuh malam. akhirnya doa gue terkabulkan ! gue punya handphone baru ! Perasaan gue campur aduk. dilain sisi gue senang, karena sudah mempunyai handphone baru, tapi dilain sisi gue sedih, karena harus meninggalkan handphone gue yang lama. yang sudah menemani gue dikala senang dan sedih. handphone lama gue itu, sudah gue anggap sebagai temen sendiri. bahkan sahabat.

Buat yang mau kuliah

Untuk yang sudah menginjak kelas 3 sma pasti erat sekali hubungannya dengan perguruan tinggi atau yang biasa disebut kuliah. karena setelah lulus dari sma biasanya dianjurkan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. walaupun ada beberapa yang ingin langsung berkerja setelah lulus. Pasti kalian yang sudah kelas 3 sma sering mendapatkan pertanyaan : kalian mau kuliah dimana setelah lulus ? mau mengambil jurusan apa ?

Ambeien Menyiksaku

Beberapa hari yang lalu ketika waktu istirahat sekolah atau sehabis guru mengajar suka ada yang gatel gatel gitu didaerah dubur gue. buat yang gak tau dubur, gue kasih tau. dubur = pantat. biar nggak terlalu jijik aja pas bacanya. gue bingung, padahal gue belum pernah sama sekali yang namanya gatel gatel di daerah itu. Beruntung gatelnya itu ketika nggak ada guru sama sekali. bayangin aja kalo pas lagi ada guru, dubur gue gatel gatel. waktu 1 jam guru mengajar, akan terasa 1 tahun buat gue. lama banget. gue bingung antara gue garuk atau nggak. kalo gue garuk pasti diliatin sama gurunya karena sikap gue yang yang nggak bisa diem. kalo nggak gue ngaruk, belajarnya pasti gak tenang. bimbang.

Kamu

  Kamu Sejak pertama kali aku melihatmu, entah kenapa jantung ini berdetak tak tentu. pada saat itu aku percaya, ternyata lagu coboy junior itu benar benar ada. "kau bidadari jatuh dari surga, dihadapanku eaa" yang ada dibenak ku, aku hanya ingin tahu nama mu, nama mu dan nama mu. aku tidak bisa tidur malam hari itu. bukan. bukan karena aku memikirkan nama mu. tapi karena tetanggaku malam itu sedang hajatan.

Postingan menunggu giliran

Makanan yang di meja makan pagi hari ini lumayan banyak. ada gorengan, kue dan lain lain. makanannya menggiurkan sekali dimulut gue, sehingga tidak sadar hingga meneteskan iler tetes demi tetes. entah kenapa pilihan gue tepat pada satu makanan. molen. Gue tatap dengan seksama dan langsung memakannya dengan lahap. rasa asem manis dari pisang yang didalamnya membuat lidah ini tak berdaya. mungkin peristiwanya seperti itu jika lidah gue hidup.